
Unit Donor Darah (UUD) PMI Banyumas dan Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) Himabisi KIP-K Unsoed Periode 2026/2027
Purwokerto, Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-K Universitas Jenderal Soedirman (Himabisi KIP-K Unsoed) berkolaborasi dengan Unit Donor Darah (UUD) PMI Banyumas dalam menyelenggarakan kegiatan Derma Darah pada hari Rabu, 13 Mei 2025 6 bertempat di Pendopo Utama PKM UNSOED. Kegiatan ini menjadi salah bentuk pengabdian sosial yang diwujudkan melalui adanya aksi donor darah sukarela dengan melibatkan masyarakat umum dan civitas akademik Universitas Jenderal Soedirman. Melalui kegiatan tersebut, Himabisi KIP-K Unsoed berupaya menghadirkan kontribusi nyata yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Derma Darah merupakan program penggalangan donor darah yang dilaksanakan oleh Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus upaya dalam membantu memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat. Program ini tidak hanya berfokus pada proses donor darah semata, tetapi juga mencakup berbagai tahapan pelaksanaan mulai dari penyebarluasan informasi kepada masyarakat, proses pemeriksaan kesehatan, pelaksanaan donor darah, hingga pendistribusian darah ke bank darah yang selanjutnya dimanfaatkan bagi para pasien yang membutuhkan.
Penyelenggaraan kegiatan ini sendiri dilatarbelakangi oleh kondisi kebutuhan darah di berbagai daerah yang seringkali belum sebanding dengan jumlah stok yang tersedia. Banyak rumah sakit maupun uni-unit pelayanan kesehatan mengalami keterbatasan persediaan darah untuk kebutuhan pasien. Selain itu, kegiatan donor darah ini masih perlu peningkatan dalam partisipasi masyarakat akan kesadaran pentingnya donor darah dapat tumbuh secara lebih luas. Karena kondisi itulah, kegiatan ini hadir sebagai salah satu langkah untuk maju meningkatkan kepedulian masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak individu untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.
Partisipasi dalam donor darah ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum yang dengan sukarela meluangkan waktunya untuk mendonorkan darah. Rangkaian pelaksanaan dimulai dengan proses penyebaran informasi melalui media publikasi yang telah disiapkan oleh panitia. Penyebaran informasi ini dilakukan agar masyarakat mengetahui pelaksanaan kegiatan sekaligus mendapatkan informasi mengenai prosedur donor darah.Saat kegiatan berlangsung, peserta yang telah hadir melakukan registrasi sebelum memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan atau screening. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis untuk memastikan bahwa calon pendonor berada dalam kondisi yang memenuhi persyaratan. Beberapa aspek kesehatan yang diperiksa bertujuan untuk menjaga keamanan pendonor maupun kualitas darah yang nantinya akan disalurkan.

Para pendonor darah yang telah memenuhi persyaratan
Peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat sebagai pendonor kemudian diarahkan menuju proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas medis yang bertugas. Seluruh tahapan berlangsung dengan tertib dan terorganisasi dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, suasana yang tercipta terasa hangat dan penuh antusiasme. Tidak hanya sekedar menjadi kegiatan sosial, tetapi Derma Darah juga bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap kondisi orang lain. Di setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan memiliki arti penting karena membantu menyelamatkan setiap nyawa seseorang yang membutuhkan bantuan medis. Melalui tindakan sederhana seperti donor darah dapat memberi dampak besar bagi kehidupan orang lain.
Harapannya, melalui kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Banyumas serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara berkala. Kegiatan Derma Darah ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai penanda telah berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung dengan lancar. Momen seperti ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan sekaligus pengingat bahwa sebuah tindakan kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui langkah yang terlihat kecil, namun dibaliknya memiliki makna yang besar.