
Voulenteer JBA Bersama Panti Asuhan Harapan Mulia Himabisi KIP-K Unsoed Periode 2026/2027
Purwokerto, Juli 2026 — Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Dengan suasana yang hangat dan penuh keceriaan, Departemen Sosial Masyarakat Himpunan Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-K Universitas Jenderal Soedirman (HIMABISI KIP-K Unsoed) kembali menghadirkan Jendela Belajar Anak (JBA), sebuah kegiatan yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan permainan bersama anak-anak panti asuhan.
Pada tahun ini, JBA dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Panti Asuhan Harapan Mulia dan diikuti sekitar 18 anak. Dua minggu kemudian, tepatnya pada Sabtu, 27 Juni 2026, kegiatan kembali digelar di Panti Asuhan Daarul Hadlonah dengan jumlah peserta sekitar 35 anak. Sebanyak 18 volunteer dari mahasiswa penerima KIP-K Universitas Jenderal Soedirman turut ambil bagian dan mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Voulenteer JBA Bersama Panti Asuhan Harapan Mulia Himabisi KIP-K Unsoed Periode 2026/2027
Sejak pagi, suasana sudah terasa begitu akrab. Anak-anak menyambut para volunteer dengan penuh semangat, sementara berbagai permainan ringan di awal kegiatan berhasil mencairkan suasana. Setelah saling mengenal, mereka diajak mengikuti sesi pembelajaran yang dikemas secara santai sehingga materi lebih mudah dipahami.
Topik yang dibawakan pun cukup beragam, mulai dari pentingnya mencegah bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pengenalan mengenai Curriculum Vitae (CV) dan informasi seputar KIP-K sebagai bekal ketika melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan diselingi diskusi agar anak-anak lebih aktif selama kegiatan berlangsung.
Tidak berhenti di sesi belajar, kreativitas anak-anak juga diasah melalui kegiatan membuat kerajinan tangan. Pada pelaksanaan pertama, mereka belajar membuat gantungan kunci dari kawat bulu berwarna-warni. Sementara itu, pada gelombang kedua, anak-anak diajak memanfaatkan kardus bekas menjadi figura yang dihias sesuai kreativitas masing-masing. Antusiasme mereka terlihat dari semangat saat menyusun, menghias, hingga menunjukkan hasil karya kepada teman-temannya.

Hasil Karya Figura
Suasana semakin meriah ketika memasuki sesi games. Anak-anak yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok mengikuti berbagai permainan seru bersama para volunteer. Gelak tawa, sorakan semangat, dan kerja sama antarpeserta membuat kegiatan terasa semakin hidup. Momen inilah yang menjadi salah satu bagian paling berkesan karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempererat kedekatan antara volunteer dan anak-anak panti.
Menjelang berakhirnya kegiatan, panitia memberikan hadiah kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian acara. Pada kesempatan yang sama, Departemen Sosial Masyarakat HIMABISI KIP-K Unsoed juga menyerahkan hasil Program Open Donasi berupa pakaian layak pakai, buku bacaan, serta sembako kepada pihak panti asuhan. Bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam program donasi sebelumnya.
Bagi para volunteer, Jendela Belajar Anak bukan sekadar agenda pengabdian masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar berbagi, membangun kepedulian sosial, sekaligus menciptakan pengalaman yang bermakna bersama anak-anak. Sebaliknya, bagi anak-anak panti asuhan, kehadiran para volunteer menghadirkan suasana belajar yang berbeda—lebih menyenangkan, interaktif, dan penuh kehangatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar meskipun sempat mengalami sedikit penyesuaian waktu. Antusiasme peserta yang tetap tinggi hingga akhir acara menjadi bukti bahwa Jendela Belajar Anak berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara HIMABISI KIP-K Unsoed, para volunteer, dan anak-anak panti asuhan.
Melalui kegiatan ini, HIMABISI KIP-K Unsoed berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh. Tidak hanya menjadi ruang untuk belajar dan bermain, Jendela Belajar Anak juga diharapkan mampu menghadirkan kenangan indah, menumbuhkan motivasi belajar, serta membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat.